Konsep Teori Pengembangan Wilayah *)

Komponen landasan teoritik dalam pengembangan wilayah gugus kepulauan (daratan pulau dan perairan laut):

  • Ada pusat, wilayah pengaruh (pelayanan) dan jaringan transportasi (Walter Christaller)
  • Secara hirarkis terdapat pusat besar, pusat menengah dan pusat-pusat kecil (sub ordinasi pusat)
  • Munculnya pusat/ kutub pertumbuhan sebagau penggerak pembangunan (Francois Perronx)
  • Mata rantai ke depan dan ke belakang (foward linkage dan backward lingkage)
  • Dampak tetesan ke bawah (trickling down effect) dan dampak polarisasi (hirschman) yang sama artinya dengan dampak penjabaran (spread effect) dan dampak pengurasan (backwash effect; Gunar Myndal)
  • Penentu kawasan/ zoning (Von Thunnen)
  • Wilayah homogen. nodal (polarisasi) dan perencanaan (program) yang dierifikasi dari logika Aristoteles.
  • Fungsi pusat (kota) sebagai simpul jasa distribusi (jasa perdagangan dan jasa pengengkutan) sub ordinasi simpul jasa distribusi (orde 1,2, dst), dan orientasi pemasaran secara geografis (Poernomosidhi Hadjisa

*)Pembangunan Kelautan dan Kewilayahannya, Rahardjo Adisasmita

About these ads

About planokota
a city planner

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: